Pages

Translate

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Kamis, 16 Juni 2011

11
Ada Yang Aneh pada maskot olimpiade 2012


Sebuah olimpiade tak akan sempurna jika tanpa logo ataupun maskot. Olimpiade tahun 2012 pun sudah diluncurkan. maskot yang ditunggu-tunggu dari Olimpiade Musim Panas 2012 London diluncurkan pukul 19 waktu setempat pada hari Rabu (19/05) di kota tuan rumah. Setelah saya googling gambar tersebut, ternyata ada kejanggalan disana. Oke, sebelum saya jelaskan kejanggalannya, lebih baik saya deskripsikan tentang maskot yang bernama Wenlock dan Mandeville ini. Yang mengaku untuk membantu menginspirasi anak-anak untuk berusaha untuk menjadi yang terbaik.
Nama maskot mencerminkan Olimpiade Inggris Raya dan sejarah Paralympik.
Nama Wenlock berasal dari desa Shropshire di Much Wenlock, di mana Pertandingan Wenlock adalah sumber inspirasi yang memimpin Baron Pierre de Coubertin untuk mendirikan gerakan Olimpiade modern dan meluncurkan Pertandingan Olimpiade.
Nama Mandeville diinspirasi oleh Stoke Mandeville di Buckinghamshire. Di tahun 1940-an, Dr. Ludwig Guttmann datang untuk mendirikan unit baru tulang belakang di Rumah Sakit Stoke Mandeville untuk membantu mantan tentara menderita cedera tulang belakang. Mencari cara untuk menginspirasi pasiennya, ia mendorong mereka untuk berolahraga, mengarah pada pembentukan Pertandingan Mandeville Stoke, pelopor gerakan Paralympik modern.
Fitur maskot dirancang untuk mencerminkan London dan Pertandingan Olimpiade. Taksi hitam London menginspirasi lampu kuning di kepala mereka; gelang persahabatan Wenlock adalah warna dari cincin Olimpiade dan perangkat waktu Mandeville untuk melacak pribadi terbaiknya. Setiap mata maskot itu [mereka masing-masing hanya memiliki satu] adalah sebuah kamera yang akan menangkap orang yang mereka temui, tempat-tempat mereka pergi, dan olahraga yang mereka coba dalam perjalanan mereka keliling negeri. (EpochTimes/ray).
Namun saya sendiri agak ragu dari pernyataan diatas, bagaimana tidak coba saja lihat sendiri gambarnya :






Minggu, 24 April 2011

5
Pernahkah Melihat Matahari Tersenyum ?

Gambar yang tidak biasa ini menjadi terkenal di internet. Tidak diketahui siapa yang mengambil foto ini, hanya diketahui pertama kali foto ini tampil di situs Reddit.
Foto ini menampilkan matahari sore dengan awan melintas didepannya yang memberi kesan wajah dengan dua mata dan bibir yang terbuka sehingga tampak matahari sedang tersenyum The Smiling Sun.


 Nah, ternyata Matahari pun bisa ramah juga, dan juga mungkin mempunyai rasa humor juga. haha...


 wajahnya seperti menunjukan keceriaan. mungkin saja jika penghuni bumi ini hidup secara rukun dan baik-baik saja tanpa adanya konflik, mungkin matahari akan selalu "tersenyum"
Sabtu, 09 April 2011

3
Ada Kontak Sinyal dari Planet Lain ?


Para ilmuwan baru-baru ini menemukan planet 'kembaran Bumi' yang berada di luar tata surya. Namanya, Planet Gliese 581g.  Nama lain yang kendengarannya lebih indah adalah 'Dunia Zarmina'. Penemuan itu merupakan hasil pengamatan selama 11 tahun oleh para ilmuwan dari berbagai negara.
Para ilmuwan itu tidak cuma menemukan Dunia Zarmina, tapi juga menemukan adanya sinyal misterius yang dipancarkan dari planet yang kemudian disebutkan sebagai planet kembaran bumi itu. Adalah Dr Ragbir Bhathal, ilmuwan dari University of Western Sydney yang melihat sinyal aneh itu pada Desember 2008 -- jauh sebelum diumumkan bahwa ada planet yang bisa dihuni mahluk hidup di orbit bintang cebol, Gliese 581.

Bhathal yang adalah anggota organisasi SETI (search for extraterrestrial intelligence) -- organisasi yang bertujuan membuka kontak dengan kehidupan lain di luar Bumi -- sedang mengamati langit ketika ia menemukan sinyal 'mencurigakan' dari area galaksi di mana Gliese 581g bermukim.

Penemuan ini menguatkan  dugaan bahwa  Gliese 581g adalah planet paling mirip Bumi yang pernah ditemukan. Adakah kehidupan di sana?

Penemuan Bhathal hanya sebulan sebelum para astronom mengumumkan penemuan planet Gliese 581e yang kurang bisa dihuni (habitable) dibandingkan Gliese581g -- meski keduanya terletak di sekitar bintang yang sama yang jauhnya, sekitar 20 tahun cahaya.

"Kami menemukan sinyal yang tajam, seperti laser yang selama ini kita cari-cari. Itulah yang kami temukan, dan kami sangat bersemangat," kata Bhathal seperti dimuat situs Daily Mail, 1 Oktober 2010.

Berbulan-bulan setelah penemuannya, Bhathal yang punya reputasi sebagai 'pemburu alien dari Australia' menyapu langit untuk mencari sinyal kedua -- untuk mencari tahu apakah fenomena itu adalah nyata atau justru kesalahan instrumen. Sayang, pencariannya tak menghasilkan apapun.

Namun, penemuan planet mirip Bumi di sekitar Gliese 581 - baik 581e dan 581d, membuat imajinasi publik makin liar.

Pembuat film dokumenter, RDF dan situs jejaring sosial, Bebo menggunakan teleskop radio di Ukraina untuk mengirim sinar informasi terfokus -- berisi 500 pesan dari masyarakat dalam bentuk gelombang radio yang dirahkan ke Gliese 581.

Sementara, menteri keilmuwan Australia  saat itu mengorganisasi 20.000 pengguna Twitter untuk mengirim pesan ke bintang tetangga jauh Bumi di luar tata surya itu.

Dugaan bahwa benar ada kehidupan di seputar Gliese 581 saat ini dikuatkan oleh pendapat Dr Steven Vogt dari University of California, Santa Cruz. Ia mengaku 100 persen yakin ada kehidupan di planet itu.

Planet Gliese 581g berada di gugus bintang 'Zona Goldilocks' -- sebuah wilayah di angkasa yang kondisinya tak terlalu panas, juga tak terlali dingin bagi cairan yang membentuk laut, danau, maupun sungai.

Planet tersebut juga nampaknya memiliki selubung atmosfer, gravitasi seperti Bumi. Para ilmuwan berpendapat, jika benar, temuan ini adalah pendukung fakta bahwa alam semesta dipenuhi planet yang mirip dengan dunia manusia.

"Jumlah sistem yang diduga memiliki planet yang bisa dihuni mahluk hidup, mungkin sekitar 10 sampai 20 persen. Jika dikalikan dengan ratusan miliar bintang di Bima Sakti, ini jumlah yang besar."

Mungkin saja ada puluhan miliar sistem seperti ini di galaksi kita.

"Secara pribadi, mengingat kecenderungan kehidupan berkembang di mana pun, saya bisa mengatakan bahwa peluang bagi kehidupan di planet ini adalah 100 persen. Aku hampir tidak meragukannya," kata Vogt.
Minggu, 27 Maret 2011

4
Spillway

Kali ini saya akan memposting tentang air, namanya Spillway. Oke tak usah berlama-lama, kita langsung kepokok permasalahannya. lihat gambarnya :

kenapa air yang tenang bisa seperti itu? bukankah sifat air adalah mengalir dari tempat yang tinggi ketempat yang lebih rendah? yaa sepertinya mustahil air yang tenang bisa berbentuk pusaran seperti itu. lihat lagi gambar yang lainnya :







Menarik bukan? bagaimana cara membuatnya? sebenarnya itu bukanlah fenomena alam. melainkan buatan manusia. yaah itu adalah sebuah bendungan. lihat bagannya:








miripkan dengan sebuah bendungan? Begini cara kerjanya:





Hebat kan!! yaa..tapi ini adalah bendungan raksasa. Yang berfungsi sebagai penahan air jika air naik melebihi muatannya. seperti yang sudah saya bilang sebelumya, bahwa air akan mengalir dari tempat yang tinggi ketempat yang lebih rendah. lihat cara kerja diatas. Ketika air sudah mulai pasang (melebihi muatan) maka bendungan tersebut akan menyerap air hingga air akan mengurangi muatan ketika berada di sungai. Woow...Amazing. sungguh luar biasa. Jika begini daerah disekitarnya tidak akan mengalami banjir. Ketika akan banjir, air akan langsung terserap oleh bendungan tersebut. tapi bagaimana yaa, jika ada orang yang terbawa arus kelubang besar itu? apakah akan selamat? haha...saya tak jamin itu.

Rabu, 09 Maret 2011

7
Es di Planet Mars ?



 Selama ini kita tahu, di planet mars banyak sekali menyimpan misteri. Mulai dari penampakan alien, atau hanya sekedar mistery yang banyak sudah kita dengar. Mungkin banyak dari kalian yang berangan-angan untuk singgah ke planet merah tersebut. Atau malah untuk tinggal disana dimasa depan nanti. Banyak ilmuan yang sedang meneliti planet tersebut. Bahkan sudah ada yang menyimpulkan bahwa disana terdapat oksigen dan air yang bisa kita gunakan, meskipun belum memadai. Akhir-akhir ini terdapat berita yang menghebohkan, yaitu ditemukannya (banyak) es di Mars, yang mungkin tersebar ditempat-tempat yang belum kita ketahui.
Kutub-kutub planet Mars kemungkinan bukanlah satu-satunya tempat di mana air es bersembunyi di planet itu. Dari penemuan terbaru, astronom memprediksi bahwa es juga hadir di kawah-kawah yang ada di sekitar garis katulistiwa Mars.

Temuan ini disebut-sebut dapat memberikan dampak signifikan terhadap eksplorasi planet Mars di masa depan. Nantinya, es tersebut berpeluang dapat dimanfaatkan sebagai penyambung hidup ketika manusia mulai ada yang ditugaskan di sana.

Menggunakan gambar-gambar yang diambil oleh Mars Global Surveyor dan Mars Reconnaissance Orbiter, David Shean, Planetary Geologist dari Malin Space Science Systems di San Diego, Amerika Serikat menyebutkan, tampaknya ada banyak material yang kaya akan es terkubur di dasar setidaknya 38 kawah di kawasan Sinus Sabaeus, yang ada di dekat katulistiwa Mars.

“Sangat mengherankan bahwa hal-hal seperti ini tidak disadari sebelumnya meski sudah ada ratusan ribu foto-foto resolusi tinggi yang diambil selama 15 tahun terakhir,” kata Shean, seperti dikutip dari Space, 2 Februari 2011. “Ini bukti bahwa planet Mars memang penuh dengan kejutan.”

Dari penelitian-penelitian terdahulu, kutub planet Mars diperkirakan menyimpan es. Akan tetapi, iklim di planet itu terlalu keras bagi kelangsungan air. Udara di sana sangat tipis sehingga jika ada es di permukaan planet akan segera menguap.

“Sejak lama kami telah melihat gambar-gambar yang menunjukkan bahwa tampak material yang kaya akan es di dasar kawah di kedua kutub Mars,” kata Shean. “Yang mengherankan, ternyata material yang sama juga ditemukan di khatulistiwa planet itu,” ucapnya.

Shean menyebutkan, jika ada es yang terkubur di khatulistiwa, tampaknya ia menyimpan catatan penting terhadap kondisi iklim di masa lalu Mars yang sangat ingin dianalisa oleh ilmuwan.

Lebih lanjut, Shean menyebutkan, kawasan khatulistiwa jauh lebih menarik untuk dijadikan tujuan untuk eksplorasi di masa depan dibandingkan dengan kutub karena mendapatkan lebih banyak sinar matahari dan memiliki temperatur yang lebih hangat.

“Khatulistiwa cocok untuk kendaraan penjelajah bertenaga matahari,” kata Shean. “Namun demikian, eksplorasi masa depan juga membutuhkan air sebagai sumber pendukung kehidupan,” ucapnya.

Temuan es di kawasan khatulistiwa planet Mars tersebut dipaparkan di jurnal Geophysical Research Letters
 
The Flying Dutchman | © 2010 by DheTemplate.com | Supported by Promotions And Coupons Shopping & WordPress Theme 2 Blog | Tested by Blogger Templates | Best Credit Cards